Drag Bike dan Drag Race Guncang Lolak, Perekonomian Lokal Ikut Melaju
News Lolak– Ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mendadak ramai dipadati ribuan orang Jalur dua di depan Kantor Bupati Bolmong menjadi saksi perhelatan Kejuaraan Drag Bike dan Drag Race bertajuk “Bolmong Juara Tahun 2025”, yang berhasil menyedot perhatian pecinta otomotif dari berbagai penjuru tanah air.
Bukan sekadar adu kecepatan di lintasan, event ini menjelma menjadi magnet baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Puluhan pedagang kuliner, pengusaha penginapan, hingga pelaku UMKM merasakan dampak langsung dari hadirnya ratusan pembalap dan ribuan penonton yang tumpah ruah di Lolak.
Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, secara resmi membuka kejuaraan ini. Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi bahwa kegiatan tersebut bukan hanya wadah penyaluran bakat dan hobi, tetapi juga instrumen strategis untuk mendorong perekonomian daerah.
“Kejuaraan ini tidak hanya menunjukkan potensi anak-anak muda Bolmong di bidang otomotif, tetapi juga membuka peluang ekonomi, mulai dari sektor kuliner, penginapan, transportasi, hingga UMKM lokal yang merasakan langsung dampaknya,” ujar Yusra.
Peserta Membludak dari Berbagai Daerah
Menurut laporan panitia, hampir 600 peserta ikut ambil bagian dalam event ini. Mereka datang dari beragam wilayah, mulai dari Sulawesi Utara, Gorontalo, Palu, Makassar, Maluku Utara, hingga Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Jumlah tersebut tidak hanya mencerminkan tingginya animo komunitas otomotif, tetapi juga memberi dampak signifikan bagi pariwisata dan ekonomi Lolak. Ratusan kamar penginapan penuh terisi, transportasi lokal kebanjiran penumpang, sementara pedagang makanan di sekitar lokasi lomba kebanjiran pembeli.

Baca Juga: Darurat Militer dalam Perwajahan Baru Mengapa Ketakutan Lama Sulit Hilang
Tak hanya itu, hadir pula unsur Forkopimda, sponsor dari BUMN dan BUMD, serta organisasi kepemudaan yang berkolaborasi dalam memperkuat penyelenggaraan event. Kehadiran mereka mempertegas sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam memajukan dunia olahraga sekaligus ekonomi daerah.
UMKM Tersenyum, Ekonomi Bergerak
Sejumlah pelaku usaha mikro di Lolak mengaku pendapatan mereka melonjak selama event berlangsung. Dari pedagang bakso, minuman dingin, hingga penjual suvenir khas Bolmong, semua merasakan berkah dari ramainya pengunjung.
Fenomena ini menunjukkan bahwa ajang olahraga dapat berperan sebagai penggerak ekonomi rakyat. Tidak hanya sektor pariwisata yang terdongkrak, tetapi juga usaha-usaha kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
Ruang Kreatif bagi Generasi Muda
Selain aspek ekonomi, kejuaraan ini juga berfungsi sebagai wadah pembinaan generasi muda pecinta otomotif. Dengan adanya lintasan resmi, mereka tidak lagi harus menyalurkan hobi balap di jalanan umum yang berisiko tinggi.
“Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda menyalurkan minat dan bakatnya di dunia balap secara legal dan terorganisir. Antusiasme peserta tahun ini luar biasa,” tegas Bupati Yusra.








