KPK Gelar Upacara Peringatan HUT ke-80 RI di Gedung Merah Putih dengan Khidmat
News Lolak– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar upacara bendera dengan penuh khidmat di halaman Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Upacara yang dipimpin langsung oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, sebagai inspektur upacara ini berlangsung lancar dan dihadiri oleh seluruh pegawai KPK serta sejumlah undangan khusus.
Upacara Penuh Makna di Tengah Semangat Kebangsaan
Pagi itu, cuaca cerah menyambut para peserta upacara yang telah berkumpul sejak pukul 06.30 WIB. Dengan mengenakan pakaian korps lengkap, petugas upacara telah bersiap untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih tepat pada pukul 07.00 WIB. Suasana haru dan kebanggaan terpancar dari raut wajah seluruh insan KPK yang hadir, mencerminkan semangat nasionalisme di hari yang bersejarah ini.
Dalam sambutannya, Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan para pahlawan dengan terus memperkuat integritas dan komitmen memberantas korupsi.
“80 tahun Indonesia merdeka bukanlah waktu yang singkat. Namun, tantangan terbesar kita saat ini adalah mempertahankan kemerdekaan dari ancaman korupsi yang merusak sendi-sendi bangsa. KPK hadir sebagai garda terdepan dalam memastikan bahwa kekayaan negara dikelola dengan jujur dan adil untuk kemakmuran rakyat,” tegas Setyo dengan penuh semangat.
Refleksi Perjuangan KPK dalam Membangun Indonesia yang Bersih
Upacara kali ini juga menjadi momen refleksi bagi KPK, yang selama dua dekade terakhir telah menjadi simbol perlawanan terhadap korupsi. Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, dalam wawancara singkat setelah upacara menyampaikan bahwa peringatan HUT RI tahun ini mengusung tema “Indonesia Maju, Bersih dari Korupsi”.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa kemajuan Indonesia harus dibarengi dengan tata kelola yang bersih dan akuntabel. KPK berkomitmen untuk terus bekerja keras menegakkan keadilan dan memastikan tidak ada lagi ruang bagi koruptor untuk merugikan negara,” ujar Budi.
![]()
Baca Juga: Nikita Mirzani Geram Ancam Somasi BCA Usai Data Rekeningnya Diungkap di Sidang TPPU
Penghargaan untuk Pegawai Berprestasi
Selain rangkaian upacara, KPK juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pegawai berprestasi yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam tugasnya. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka dalam mendukung visi KPK memberantas korupsi.
Salah satu penerima penghargaan, Aisyah Nurani, penyidik KPK, mengungkapkan kebanggaannya bisa berkontribusi bagi negara.
Gelaran Lomba dan Kegiatan Seru Memeriahkan HUT RI
Usai upacara, KPK mengadakan berbagai lomba tradisional untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Mulai dari tarik tambang, balap karung, hingga lomba makan kerupuk, semua diikuti dengan antusias oleh pegawai KPK. Acara ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa.
Di akhir acara, KPK mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut serta dalam gerakan antikorupsi. “Korupsi bukan hanya musuh KPK, tapi musuh kita semua. Dengan melaporkan tindakan koruptif dan mendukung transparansi, kita bisa bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik,” pesan Budi Prasetyo. Semoga di usia yang ke-80 ini, Indonesia semakin kuat, bersih dari korupsi, dan siap menuju masa depan yang lebih gemilang.








