, ,

Korban Tewas Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny Capai 54 Orang

by -178 Views

News Lolak– Sepekan sudah berlalu sejak tragedi memilukan menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Gedung tiga lantai yang menjadi asrama putra dan tempat musala itu ambruk pada Senin sore, 29 September 2025, saat ratusan santri tengah melaksanakan salat Ashar berjemaah. Hingga hari kedelapan pencarian proses evakuasi korban masih berlangsung dengan penuh kehati-hatian.

Berikut rangkuman fakta-fakta terbaru dari lokasi bencana yang mengguncang dunia pendidikan Islam di Jawa Timur tersebut.

1. 54 Santri Ditemukan Tewas, Termasuk 5 Potongan Tubuh

Hingga Senin (6/10) dini hari pukul 03.35 WIB, total korban meninggal dunia akibat runtuhnya gedung Ponpes Al Khoziny mencapai 54 orang, termasuk lima potongan tubuh (body part) yang masih dalam proses identifikasi.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengungkapkan bahwa tim masih belum bisa memastikan apakah potongan tubuh tersebut saling berhubungan atau berasal dari korban yang sama. “Kita tidak tahu apakah nanti itu berhubungan atau tidak dari body part yang pertama sama body part yang kedua, tapi tentunya itu kita tetap anggap masing-masing satu,” ujarnya.

Total korban keseluruhan hingga hari kedelapan mencapai 158 orang, dengan 104 orang berhasil diselamatkan. Sebagian dari korban selamat masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat akibat luka berat dan trauma mendalam.

2. Bangunan Lama Ikut Miring, Bahayakan Proses Evakuasi

Tragedi ini tak hanya menyebabkan kerusakan parah pada gedung baru yang ambruk, tapi juga berdampak pada bangunan lama pesantren yang berada tepat di sisi selatan. Bangunan lama kini tampak miring, setelah sebagian material beton dari gedung baru menimpa strukturnya.

Ia menambahkan, pengangkatan material reruntuhan tak bisa dilakukan sembarangan. Dikhawatirkan, getaran atau pergeseran kecil dapat menyebabkan runtuh susulan yang bisa membahayakan para petugas penyelamat. Karena itu, tim SAR harus menggunakan teknik khusus dengan dukungan alat berat dan sensor kestabilan struktur untuk memastikan keselamatan selama proses berlangsung.

3. Evakuasi Dikebut, Ditargetkan Rampung Hari Ini

5 Fakta Terkini Proses Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny

Baca Juga: Marko Ivanovic Main PSIS Siap Bangkit Hadapi Barito di Jatidiri Malam Ini

Setelah hampir delapan hari berjibaku di lapangan, aparat gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan menargetkan proses evakuasi bisa rampung hari ini, Senin (6/10). Hingga Minggu malam, progres evakuasi telah mencapai sekitar 80 persen.

Namun, tantangan terbesar masih berada di sektor selatan, tempat reruntuhan paling parah dan area bangunan lama yang miring. “Harapannya progres yang kita ingin capai sekitar hari Senin mungkin ya. Paling lambatnya Senin malam atau Senin sore sudah bisa selesai,” kata Hery.

Di lapangan, suasana haru masih menyelimuti lokasi kejadian. Para keluarga korban terus berdatangan untuk menunggu kabar sanak saudara yang belum ditemukan. Banyak di antara mereka masih berharap ada mukjizat, meski peluang menemukan korban selamat semakin tipis.

4. Duka Mendalam Menyelimuti Sidoarjo

Tragedi ambruknya gedung Ponpes Al Khoziny ini meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Sidoarjo dan dunia pesantren Indonesia. Santri-santri yang selamat menceritakan bagaimana mereka berusaha keluar dari timbunan beton sambil mendengar jeritan teman-temannya yang terjebak di bawah reruntuhan.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kementerian Agama Jawa Timur telah berjanji memberikan bantuan dan pendampingan psikologis bagi para korban selamat, keluarga korban meninggal, serta para pengajar di pesantren tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian telah mulai melakukan penyelidikan penyebab runtuhnya gedung. Dugaan awal mengarah pada konstruksi bangunan yang belum rampung dan tidak sesuai standar keselamatan, namun investigasi resmi masih berlangsung.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.